Saturday, April 16, 2011

BEFORE THE HOLLYWOOD'S GONE

    Sambil menunggu keputusan dirjen pajak yang katanya tidak akan menayangkan film-film Hollywood karena masalah pajak, masih ada 3 film yang masih patut untuk direview dan dinilai sebagai film penghibur saat ini. Bukannya tidak cinta film Indonesia, tapi memang film Indonesia belum bisa dikategorikan sebagai film yang memiliki memorable moments bagi seorang penikmat film like me. Kalau bilang film Indonesia itu film yang tidak layak ditonton, itupun kayaknya terlalu ekstrim. Tapi seorang penikmat film berhak untuk mengatakan bahwa this movie is good, that movie is bad, kan? Film Hollywood-pun banyak yang di bawah standar, tapi Hollywood juga punya banyak sekali film yang bisa bikin kita selalu ingat line-line yang bagus dan memotivasi kita on how to live our lives. Itulah yang aku sebut memorable moments, memorable dialogs. Mungkin sebelumnya aku pernah bilang bahwa film yang bagus adalah film yang bisa bikin kita ingat terus karena ada pesan "penting dan disampaikan secara indah" di dalamnya.

Stammer King ini memang berhak mendapatkan mahkotanya sebagai film terbaik di ajang piala Oscar 2011. Film ini sangat sangat sederhana. Tidak ada adegan yang sangat-sangat heboh ataupun meledak-ledak di film ini, karena The King's Speech hanya ingin memperlihatkan bagaimana seorang calon raja mengatasi kelemahannya sebagai orang yang gagap bicara. See, that's it! Tetapi saking cemerlangnya Colin Firth memainkan Raja yang gagap, sampai-sampai kita juga gak sabar ingin dia cepat sembuh. Hehe..The King's Speech berjalan secara tidak terburu-buru, tepat pada tempatnya, dan mengakhiri semuanya dengan indah. Film ini adalah salah satu film paling indah dan paling cantik yang pernah aku nikmati. Alexander Desplat juga merangkai music score klasik yang sekali lagi, sangat indah. Memorable, beautiful, brilliant.

 Satu lagi film sederhana diangkat oleh Hollywood yang sepertinya ingin menunjukkan bahwa hidup itu kadang pahit, pahit banget. Apalagi kalau tiba-tiba dipecat oleh perusahaan yang rasanya kita sudah berkorban banyak untuk perusahaan itu. Hidup seakan sudah tidak ada gunanya lagi. The Company Men mengisahkan 3 orang rekan sejawat yang dipecat satu persatu oleh perusahaan mereka. Ben Affleck apes kena giliran pertama. Tetapi istrinya tetap right behind his back sebagai supporter terbaiknya. Yang kedua adalah Chris Cooper yang mau tidak mau harus meninggalkan pekerjaannya. Keluarganya tidak ingin semua tetangganya tahu bahwa ia dipecat sehingga dia harus berpura-pura untuk pergi pulang kantor sesuai jam kantor seperti biasa, and everyone knows kalau disguise itu sangat menyakitkan. Lalu korban PHK berikutnya adalah Tommy Lee Jones yang dari awal sangat bersikeras untuk mempertahankan anak-anak buahnya agar tidak kehilangan pekerjaan mereka. Tetapi dia masih bisa memutar otak bagaimana untuk membuat bisnis baru dan memanggil kembali rekan-rekan lamanya yang terkena pemecatan dadakan. "Jangan pernah putus asa", seakan-akan ungkapan itu diingatkan kembali oleh film ini.

Si anak pantai Mcconaughey tumben banget jadi seorang lawyer. Hehe... Tapi tetap saja bengalnya kelihatan, apalagi kalau lihat duit. Haha.. Oh well, cerita film ini mengenai seorang pengacara yang ketiban sial harus dapat client yang sudah jelas dia "maling" tapi gak pernah mau ngaku kalau dia "maling"nya. Self defensenya sangat-sangat membahayakan, dan tidak ada cara lain bagi  sang pengacara untuk menyelamatkan dirinya, juga harus menyelesaikan pekerjaannya di saat yang bersamaan karena dia sudah dibayar mahal untuk itu. Well done, McC!

Labels:

Sunday, November 14, 2010

FLICKS

What's so funny about this movie is the chemistry between Megamind and Minion. Hahahahaha!! Mereka tuh satu team tapi kadang ada aja yg gak sesuai rencana. hehe.. Looove this movie! Even a hero deserves to have a choice. Good job, Dreamworks!


Good job, Harry! Pertama kalinya aku gak ngantuk nonton Harry Potter, and this time, Harry Potter was really nice to see. Dimulai dari pembunuhan para muggle yang membuat Hermione berkeputusan untuk menghapus semua ingatan ayah ibunya, and that was truly sad. :( Cerita yang ditampilkan dalam film ini sedikit beda dengan alur yang biasa difilmkan pada chapter-chapter sebelumnya, lebih dark, sensitive, kelam, and I love it. Ah, kenapa part 2 lama sekali ya. humm.. Overall, mungkin JK Rowling menganut paham "save the best for last". Greatest movie of this year!




Gak perlu jadi programmer dulu untuk menikmati film ini. Fast dialogs, smart self-defense words, sangat menarik. Penampilan Jesse sangat enak diikuti dengan ke-geeky-annya, dan si ganteng Andrew Garfield yang pernah bermain cemerlan di The Boy A, sangat memukau. Tak terkecuali pop singer JT yang ambil bagian di film ini. Good teen movie, inspiratif, dan ditunggu ya untuk Google or Youtube or Apple movienya. hehe...





Hillarious! Cocok untuk menghibur weekend kali ini. Kristen Bell, jerawatnya lutuuuu. hehehhe.. Film mengenai how to apologize ini bagus untuk mengingatkan orang-orang di sekitar kita yang tidak bisa admit their sins. Permintaan maaf yang tulus akan memberikan ending yang baik, or even better than we thought. Nice..


Generasi tua berkumpul menjadi mantan CIA dan seperti biasa, penampilan John Malkovich selalu membuat ketawa. Hehehe.. Good movie, dan mungkin lebih soft dibanding The Expandables. haha..



Can't believe this movie was better than I expected. Mr. Chris Brown berhasil menunjukkan kepiawaian aktinya selain excellent voice dan skandal yang sempat membawanya ke persidangan. Paul Walker seperti biasa menjadi hot guy yang kadang agak nekat untuk tetap menjalankan aksi pencuriannya, but overall, this movies was great! Seperti sekelompok pencuri di Ocean's Twelve yang mana para audiences tidak rela polisi menangkap mereka. hehe..

Labels:

Monday, October 18, 2010

AUTUMN MOVIES - 2

Aku tidak tahu apakah drama sederhana selama 2 jam itu wajar atau tidak, tetapi untuk film yang satu ini, aku merasa sangaaaaaaaaaaaaat lama. Penampilan Katherine Heigl tidak ada perkembangan yang cukup dahsyat, dan akting Josh Duhammel juga sepertinya tidak terlalu menggigit. Komedinya nanggung, tapi untungnya agak terselamatkan dengan baby Sophie who's soo cute.. Not bad laah..
Yessssssss... ketemu lagi deeh sama Step Up! You gotta see their moves in their latest movie coz it will rock your body, yay! Dari dulu Step Up sangat menyenangkan untuk ditonton, terlebih lagi di Step Up 3. They were born to be dancers, dan I do love to adore them. Btw, terminator movesnya keren euy, gerakan kesetrum boom box juga bagus. ihihihihi.. aaaawww, you're gonna love this movie!

Eat, Eat, Sleep.. This movie is tiring mee.. Yang jadi dukunnya siapa si? Mau ngelucu tapi gak lucu sama sekali. Trus pembantunya juga ngeselin gitu mukanya. Sebenarnya Elizabeth buang2 duit ke 3 negara untuk mencari apa sih? I don't think she looked happier than before. Dia terlihat bingung dengan hidupnya. Film macam apa ini! Sadar diri doong kalo sebenarnya you already got all the happiness that many people wouldn't have a chance to have it. Got that??

Satu hal yang paling lucu di film ini adalah video youtubenya Sneezing Panda. hahahaha... Filmnya lumayan lucu, dan seperti yang dikatakan film ini, memang benar bahwa berjauhan dengan seseorang yang kita sayang, kita akan disiksa oleh kerinduan, and it hurts. Nice movie..

Labels:

Monday, September 27, 2010

AUTUMN MOVIES

Gak nyangka ini film kocak banget. Padahal pemain-pemainnya udah tuir-tuir. Banyak sekali kebodohan yang bikin ngakak. Jarang juga Will Ferrel jadi akuntan baik-baik di sini. Hehehe.. Lucu deh. Enak buat hiburan!
Oh great, penonton sepertiku yang tidak pernah memahami saham dan pialang, memang harus bekerja keras untuk mengikuti jalan cerita yang disajikan dalam film ini. Akhirnya pada 30 menit terakhir, mau tidak mau aku harus mengikuti keinginan bawah sadarku untuk tidur. zzzZZZZ... Well, mohon maaf tidak dapat berkata banyak sebagai review, karena mungkin aku harus kembali menonton film ini untuk kedua kalinya. :)

Ok guys, is it a real zombie movie or what? Zombienya gak nyeremin banget, kayak alien. Ditambah lagi banyak sekali slow motionnya. Ah, lebih seru 1-3 deh kayaknya, lebih berdarah-darah dan kena banget zombienya. hahaha... Opening act di Shibuya crossingnya bagus, tapi aku gak suka villainnya. Kaku bangeeeettt!!! huhuhhuuu... RE 5 lebih bagus lagi dooong.. Banyakin pertempuran human vs zombienya.

Labels:

Saturday, July 24, 2010

ANOTHER SUMMER MOVIES

I never watched the Avatar on tv, so i really have no idea what i should write about this movie. Terlepas dari keterkaitan karakter di anime-nya dan human movie-nya, i think it's kinda good untuk menghibur di kala weekend. Kemunculan si vampire Twilight di film ini juga lumayan menghibur mata. hehe.. Lumayan laah buat hiburan. Ternyata juga film ini baru Book 1. Fiuh..


Si garam yang berwajah manis ini akhirnya muncul juga setelah sekian lama menantikannya. Jika ada yang ngeh, Salt sempat disebut sebagai "Mata Hari" di film ini karena karakternya sebagai double spy, sama seperti Mata Hari, seorang wanita keturunan Indonesia yang juga pernah menjadi mata-mata untuk 2 negara dan akhirnya bernasib tragis. Film Salt banyak menampilkan adegan banting-bantingan ala Angelina Jolie. Inti ceritanya juga seru, dan sepertinya akan dibuat sekuelnya bila kita lihat end of storynya. Asik ditonton buat hiburan!
Brilliant.

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya akan ada science fiction movie dengan konsep agak sinting seperti ini. Salah satu asyiknya menjadi seorang penikmat film adalah kita bisa menikmati imajinasi seseorang yang kita sendiripun tidak pernah berpikir sebelumnya bahwa imajinasi seperti itu memang ada (good job, Mr.Nolan!). Tidak ada sihir di dalam film ini, karena semua kejadian aneh yang ada, hanyalah ada di mimpi semua pemainnya. Well, bukankah sering kita mimpi sangat aneh? Konsep yang dibawa oleh Inception, lebih tepatnya yang dibawa oleh karakter Marion Cotillard mempunyai satu pesan yang terdengar indah, " no matter how beautiful your dream is, you have to see and deal with the reality". Jangan terlena oleh mimpi. :)
Satu hal yang menurutku paling menarik di film ini adalah penggambaran efek zero gravity yang luar biasa hebatnya. It was amazing. Bagaimana 4 orang yang sedang tidur dan mengawang-awang di udara, bisa diikat dan dimasukkan ke dalam elevator. Sosok Joseph Gordon Levitt pada saat itu sangatlah tidak mudah untuk dilupakan. Bahkan setelah download Inception original score dari Hans Zimmer, dialah yang pertama kali muncul di kepalaku. hahaha.. God, that scene was unbelievable. Berat, but 100% worth to see. Trust me.
Dari dulu aku sangat susah membedakan mimik muka Nicholas Cage. Sedih, senang, susah, marah, semuanya sama. Tidak terkecuali di film ini. Penampilan Jay Baruchel yang bersuara agak cempreng lumayan membuat terhibur, walaupun sempat agak merem melek di tengah-tengah film. hehe.. Generally, jalan ceritanya tidak perlu dipikir terlalu dalam, karena ini hanyalah hiburan semata yang mungkin setahun ke depan, kita mungkin tidak ingat lagi judul film ini. Yang pasti, nilai plusnya adalah Monica Belucci yang memang selalu tampil mempesona. She's a very gorgeous and talented actress. Sayangnya, peran antagonis Sun-Lok hanya sedikit sekali, padahal dia berpotensi untuk mengalahkan sang apprentice. Huff..
OMG, aku pengen boneka Minions!!! Tapi yang bermata dua ya, soalnya yang mata satu agak scary. hehe.. They are sooo cute. Giginya juga lucu banget. (^0^) Ok, let's get back to the review. Aku hampir selalu memberikan review yang lumayan bagus untuk sebagian besar cartoon movie yang minimal memiliki satu scene yang bisa membuatku berkaca-kaca. Despicable Me sangat-sangat menghibur. Aku masih ingat ketika nonton film ini, di kursi paling pojok ada seorang anak laki-laki masih SD yang tidak berhenti ketawa sambil berbicara sepanjang film dan tidak berhenti mengomentari hampir semua dialog yang ada. Was that irritating me? NOPE. He's just a kid and cartoon might be one of his part of life. So, let him do that :) Bisa dibilang, inti dari film ini adalah sebuah kasih sayang bisa membuat seseorang yang berhati besi menjadi orang yang lebih baik. Sweet kisses for all of the mini minions!

Labels:

Tuesday, June 29, 2010

ENJOY MOVIES







Okay, saatnya menonton Amanda Seyfried lagi. Sudah waktunya ia menghilangkan image anak pintar kesayangan orang-orang dengan membintangi film Chloe ini. Banyak kejutan yang ditampilkan, dan itu membuatku kebayang-bayang sampai keesokan harinya. hehe.. Yang bisa kusampaikan adalah, film ini memberi pesan bahwa jangan sekali-kali mencurigai pasangan kita bila memang tidak ada bukti kuat, karena bila kita meminta tolong kepada orang asing yang salah, kita mungkin bisa apes seapes-apesnya. Kedua adalah, jangan percaya dengan omongan orang asing. Got that? Konsepnya bagus in mature way. Like it.

Film ini manis banget deh. Bersetting di Eropa, tepatnya di Verona, Italia. Alur yang ditampilkan di film ini sangat indah. Aku malah sempat berpikir bahwa pasti sepanjang film akan tersedu-sedu mendengar syair William Shakespeare. But I was totally wrooong.. It was more real and mooooore love between human beings. Fresh performance dari bintang Resident Evil, Chris Egan, sangatlah memukau seperti melihat seorang Hooligan di film romantis. hehehe... This movie is so cute.




Astagaaaa.. kayaknya baru bulan kemaren nonton New Moon, kok udah ada keluar lagi si Eclipse. Kayaknya cuma film ini yang aku susah (atau malas) review. Apa yaa...umm, filmnya hambar banget. Gak ada scene atau dialog yang bisa bikin woow. Nonton Eclipse sebenarnya bukan karena ngefans artisnya, tapi emang perlu banget buat ngikutin jaman.


Penampilan Tom Cruise di sini mengingatkanku pada filmnya di tahun 2004, yaitu Collateral. Lihai menembak dan mempermainkan orang lain. Yang menarik di Knight and Day (selain mimik paniknya Cameron Diaz) adalah pemandangan kota di Austria dan Spanyol. Soo pretty. Filmnya sih lumayan, walaupun si Mr.Cruise harusnya jatuh terpecah belah pada waktu pesawatnya landing "dadakan" di tengah ladang. Well, banyak yang gak make sense di film ini, tapi namanya juga hiburan duo Hollywood hottest stars, kita nikmati saja apa yang mereka bawa.


Hampir tertidur di tengah-tengah film, apa karena ngantuk sudah berturut2 nonton 3 film sehari, atau memang ceritanya gitu-gitu aja ya. Konyol sih konyol, tapi ya berlalu begitu saja. Tapi lumayan kok.

Labels:

Sunday, June 20, 2010

EVERYBODY'S FINE

Robert De Niro is one of my favourite greatest actors. Semenjak ia berbahasa Italia di Godfather, menjadi supir taksi di Taxi Driver, atau sebagai seorang bajingan Al Capone di The Untouchables, lagi-lagi menjadi mafia di Goodfellas, menjadi petinju di Raging Bull, berubah menjadi seorang psycho di Hide and Seek, atau mencoba kekonyolan di Meet the Fockers, dan sempat menjadi produser Public Enemies, you have to see this movie, Everybody's Fine. Aktingnya sangat sangat menawan. Two thumbs up! Dia sangat bagus memainkan seorang ayah beranak 4 yang masing-masing sudah punya kehidupan sendiri-sendiri. Keempat anaknya membatalkan kunjungan mereka ke rumah ayahnya, sehingga sang ayahlah yang akhirnya mengunjungi satu persatu anak-anaknya. Cerita yang ditampilkan di sini adalah cerita yang sudah sejak lama ada di setiap keluarga, yaitu bagaimana kadang anak-anak mencoba untuk menutupi permasalahan hidup mereka kepada ayahnya, agar sang ayah tetap merasa bangga dan tidak kecewa. Di sini, Robert De Niro berperan sebagai Frank.
Selama kunjungannya, ia melihat anak-anaknya terlihat sudah mapan, sukses, memiliki keluarga yang bahagia dan karir yang cemerlang. Tetapi sesungguhnya dialah orang yang tidak tahu apa-apa mengenai kehidupan sebenarnya anak-anaknya. Bahkan tidak ada seorangpun yang mengatakan bahwa salah satu anaknya sudah meninggal karena overdose, hanya untuk membuat sang ayah tidak khawatir dan jatuh sakit. Seperti apa yang sempat disampaikan di film ini, " If you love Mum as she loves you, tell her what she wants to hear." Film ini sangat sangat menyentuh. It's a great drama. It's beautiful.

Labels:

Sunday, June 06, 2010

EMPIRE STATE OF MIND


New York!!
These streeets will make you feel brand new!
The lights will inspire you!!

SATC 2 bukan hanya sekedar seorang Alicia Keys yang menyumbangkan Empire State of Mind atau Rapture-nya. Atau Liza Manelli yang me-remake Single Ladies milik Beyonce. Atau bukan juga pemandangan indah Abu Dhabi yang ternyata lokasi sebenarnya adalah di Morocco. This film is not about the its bling bling stuffs. It's about the simple thing that many people never realize that their life is already fulfilled with happiness. Big yang sudah menjadi suami Carrie Bradshaw tampil sangat mature di film ini, dengan pemikiran yang matang dan sangat sederhana mengenai kebahagiaan di kehidupan pernikahan. Miley Cyrus yang tampil sebagai cameo juga berbaik hati untuk mengajak Samantha foto bersama walaupun dalam red carpet, mereka memakai dress yang sama ( for some people it would be so humiliating to wear similar dress with others). Charlotte yang tengah membesarkan kedua anaknya, akhirnya juga bisa menikmati segala kesusahan sebagai ibu, karena keluarga adalah kebahagiaannya. Miranda juga berani untuk mencari pekerjaan lain yang bisa menghargai pendapatnya. Carrie juga belajar bahwa dengan hanya nonton tv hitam putih berdua di rumah pun, itu sudah membuat ia bahagia. I like this movie with all the messages.




Film ini sepertinya lebih ok dilihat trailernya saja, karena itu pun sudah menampilkan adegan dari awal hingga akhir cerita. Ceritanya sebenarnya perlu dibuat lebih dramatis lagi, pasti bagus. hehe.. Spiderman yang menjadi US Army di film ini diceritakan mengalami post-traumatic-symptoms setelah kejadian di Afghanistan. Ia kembali ke keluarganya di Amerika dan mengetahui bahwa istri tercintanya dan adik iparnya flirting-flirting walaupun padahal biasa banget. Ok, intinya film ini biasa banget. Klimaks cerita yang ada di film ini juga tidak terlalu mengerikan. Penampilan Prince of Persia di film ini juga tidak berhasil menyelamatkan film ini dari kebosanan (tidak terlalu parah sih, tapi kedataran yang ada membuatku tidak menangkap message yang ada).

Labels:

Tuesday, May 18, 2010

LAST WEEKEND MOVIES

Steve Carell emang kadang sarcistic. Tapi sumpah ini film dodol banget. hehe.. Mungkin kalo Tina Fey diganti sama Cameron Diaz, film ini akan lebih ancur konyolnya. hehehehehe.. Ini pelajaran buat siapapun yang berbuat curang, walaupun hanya mengambil nama bookingan orang lain di restoran. Siapa tahu perbuatan curang itu malah membawa sial. hehe.. Penampilan Mark Wahlberg benar-benar jadi penyegar di film ini. Salah satu scene paling dodol sedunia adalah di saat mobil Steve Carell menabrak taksi dan akhirnya mobil taksi itu nyangkut gak bisa lepas. hehe.. Nonton deh.. Lucu kok.

Akhirnya bisa update blog lagi. hehe.. Daybreakers telah menyelamatkanku dari ketakutanku untuk menonton film vampire. Cerita yang ada di film ini bisa jadi cerita yang orisinil, kuat, tidak meleber-leber, dan kena sasaran. Dikisahkan, para vampir yang sudah successfully occupied the earth, harus kekurangan makanan yaitu darah manusia. Stok manusia sudah hampir habis, dan bila stok darah habis, para vampir meminum darah mereka sendiri, dan itu membuat mereka berubah menjadi seperti mutan. Lebih tepatnya the ugly monster with long ears and wings, kemudian mati kelaparan, atau harus dibakar paksa oleh vampire lainnya. Di sini ceritanya mulai menarik. Ethan Hawke seperti biasa berakting dengan sangat cool, dan walaupun dia vampir, dia tetap tampil menarik. hehe.. Willem Dafoe sebagai kunci di film ini yang bisa menguak rahasia terbesar yang belum pernah ada yang bisa memecahkannya, yaitu how to change a vampire to be a human. Sangat menarik. Like this a lot!



Iron Man is back! Welcome to summer movies! Menurutku ini adalah film dedicated hanya dari Robert Downey dan untuk Robert Downey. Personality Robert Downey sepertinya memang mirip dengan personality si Iron Man. He acted to be himself, not an Iron Man. Awesome. Jalan cerita yang ditawarkan di sini, hanya cocok untuk hiburan semata. Jangan diambil hati adegan2 yang ada di sini. Semua hanya film, dan tidak akan membuat kita teringat2 selalu akan film ini karena film ini tergolong biasa. Capek sudah dengan segala cliche buatan Hollywood. Yang paling menarik secara performance di sini hanyalah para aktornya, apalagi ScarJo. hehe..Andaikan saja ceritanya bisa dikemas lebih rumit lagi, akan terlihat lebih bagus. Well, not bad laah..

Labels:

Saturday, April 17, 2010

THIS WEEK MOVIES

Woohooo!! You won't be sorry you went to see this movie. Sebelum memutuskan menonton, aku lagi-lagi agak ragu untuk membaca semua review yang ada, tapi mostly para kritikus di luar sana mengatakan bahwa ini adalah film yang menarik untuk ditonton. Ok, ditambah lagi aktor-aktor yang berumur kayak Gary Oldman yang main. I thought it would be seriously boring, but I was totally wrong! Warna coklat yang mendominasi film sangatlah indah, tidak ada warna mencolok mata karena penceritaan memang menggambarkan pasca perang nuklir yang meluluhlantahkan Amerika. Akting sudah tidak diragukan lagi, terlebih untuk sang Ibu buta (Jennifer Beals) . The actors were brilliant. Lalu aksi brutal yang dilakukan oleh Eli dengan sekelompok bastards diperlihatkan dengan siluet hitam with fast kick actions, that was cool! Bagian-bagian akhir cerita memberikan beberapa pesan moral, tentunya bagi orang yang congkak dan merasa dirinya paling hebat, in the end he will be more definitely a loser than other freaks. You gotta watch this!
Steven Spielberg serius jadi executive producer film ini? Woow..kaget banget pas liat credit titlenya. Hehehe.. Aku suka saat awal-awal cerita di mana keluarga Salmon masih happy dengan ketiga anaknya. Setelah anak tertuanya meninggal dan si anak itu melihat dunia real keluarganya dari dunia in between-nya, cerita mulai berjalan sangat biasa. Rachel Weisz tumben tidak begitu mengeluarkan sisi akting dan mimik yang bagus di film ini. Dia terlihat datar dan she looked crying as the director said. Well, but it was pretty nice to watch. Jalan cerita sih gak aneh-aneh banget kayak Eternal Sunshine (korelasinya apaaaa??), tapi terlalu biasa dan si murderernya mati begitu saja. Sigh..

Cerita mengenai Ghost Writer (Penulis biografi) kayaknya baru pertama kali aku tonton deh. Ewan McGregor adalah seorang Ghost Writer mantan Perdana Menteri Inggris, Adam Lang (Pierce Brosnan). Sebenarnya ia adalah penulis pengganti ghost writer sebelumnya yang tewas tenggelam di laut setelah ia menulis biografi yang sama. Untuk sementara, ia tinggal bersama di rumah pulau milik ex-PM tersebut untuk lebih memahami kehidupan si clientnya sampai script bukunya selesai (I like the way they interviewed personally). Kenyataannya, ia menemui semakin banyak kejanggalan mengenai hidup Adam Lang. Dia membaca manuscript milik writer sebelumnya dan kunci dari semua kejanggalan itu ada di "awal dari setiap awal". How will he reveal what he has found? It was a good movie. I love the silent ending.


Mengkritik film ini sepertinya akan menghancurkan kerja keras Shah Rukh Khan yang telah berakting sangat bagus sebagai orang yang agak retarded. Oh Kajol, you are such a drama queen. Aku tidak tahu apakah itu memang yang disebut good acting or what. Be more natural would be better for us to watch (but you're good at crying scene). Menurutku film ini bagus hanya untuk Shah Rukh Khan, bukan dari jalan cerita yang terlalu didramatisir seperti film-film yang desire to have a happy ending with the applauses from the audiences. Cukup sudah memperlihatkan perjuangan seseorang demi cinta. End.


"People had more than they needed. We had no idea what was precious and what wasn't."
Book of Eli, 2010.

Labels:

Sunday, March 28, 2010

NEW MOVIES

Udah bolak-balik di Shibuya, baru taun ini nonton film Hachiko-nya. hehe.. Aku sering memanfaatkan Hachiko, Shibuya Tokyo untuk janjian sama temen-temen. Enak banget pas keluar stasiun, langsung deh duduk di bawah patung Hachiko. Tapi rame banget dan bau rokoknya gak kuat. huhuuhuhu.. Ok, back to the movie. Tadi malam nonton Hachi Hollywood version di Senayan City. It was pretty sad for me. Muka si Hachiko-nya loooked so innocent and cute. Katanya memang anjing dari Akita-ken tergolong anjing yang setia kepada majikannya. Andaikan memelihara anjing halal, i want to have one puppy. hehehe.. Richard Gere sangat pas memerankan tokoh professor sekaligus penyayang anjing. Film yang simple untuk ditonton. Like this!
Ini dia jagoanku, Matt Damon. hehehe.. Dia berhasil masuk nominasi Oscar di film Green Zone ini. Jalan ceritanya siy menurutku biasa aja, sama seperti film-film Irak lainnya. Mirip Body of Lies juga. Tapi konspirasi Amerika di sana sini memang selalu menarik untuk disimak. Fast motion cameranya bikin sedikit blur dan lama-lama jadi gak begitu memperhatikan tiap adegan. Tapi selama ada Matt Damon, tetep nonton sampe abis doong. hehe..



Sejujurnya, aku tidak punya ekspektasi apapun sebelum memutuskan nonton film ini. Bahkan di saat masuk ke Studio 1 FX Sudirman pun aku masih blank. Di film ini Robert Pattinson bermain menjadi seorang anak rebel yang bermasalah dengan ayahnya. Ibunya menikah lagi dan tinggal bersama adik perempuannya. Pattinson hidup berbagi kamar di suatu apartemen yang bisa dibilang sangat2 low budget dan kotor. Aku sudah lama tidak menonton drama dengan tema seperti ini. Di mana seorang anak remaja tidak bisa mengungkapkan perasaannya terhadap ayahnya, dan begitu pula ayahnya memiliki gaya sendiri untuk berkomunikasi, dan itu tidak tersampaikan kepada keluarganya. Aku sempat menikmati adegan di mana Pattinson akhirnya berani untuk mengatakan kekecewaannya terhadap ayahnya. That was touching.. Akhir ceritanya tragis, tanpa ada dialog, dan film ini benar-benar di luar dugaan. Nice movie..

Labels:

Saturday, March 06, 2010

WEEKEND MOVIE

Sudah kuduga Kolaborasi Martin Scorcese dengan Leonardo Dicaprio akan membuahkan mahakarya yang begitu bagusnya, sampai aku tidak berhenti membicarakan film ini selama hampir 2 jam setelah menontonnya. hehe.. Shutter Island tidak hanya memiliki satu kesimpulan pada akhir cerita, tapi ada 2 mungkin 3. Tapi bukan tipikal film-film yang penuh pertanyaan kayak X-Files dan lainnya. Ambil salah satu benang cerita dalam film ini, dan kau akan menemukan kesimpulan versimu. I like this movie so much! Delusion, Reality, Insanity, semua dikemas dengan sangat-sangat menarik. Can't wait for the next Scorcese's movie!
"All I know is it's a mental hospital.....for the criminally insane. "
Shutter Island, 2009.


Aku suka film ini dari saat opening song. Aku suka dengan Vera Farmiga yang sangat-sangat elegan dan sadis dengan tenangnya di akhir cerita. hehe.. Aku suka dengan dialog-dialog sederhana Mr.Clooney dan kehidupan dia dan di saat dia "dipecat" oleh seorang wanita yang disukainya. Aku memang merasakan bagaimana pekerjaan sangat mempengaruhi hidup dan pikiran kita. Job does influence us. Aku makin suka dengan kisah kehidupan orang dewasa bekerja dan love lifenya. Chalenging, menyakitkan kadang. Mengutip dari salah satu review, "It's impossible to dislike this movie". Tetapi mungkin ada satu bagian sensitif dari film ini yang mungkin bisa membuat beberapa orang berpikir bagaimana bisa seseorang yang tidak pernah kita kenal, memiliki power untuk memecat kita?


Oh no..jangan paksa aku untuk mereview film ini, karena aku tidak menemukan sedikitpun love and strong chemistry antara kedua anak muda itu. Cuma ayah sang laki-laki yang patut diacungi jempol, karena dia terlihat sangat bagus memainkan perannya sebagai seorang ayah yang autis dan menyayangi putranya dengan segala cara yang dia bisa. I love the way he stood there watching his son leave for war. Selebihnya gak ada yang bisa kuingat.

Labels:

Saturday, February 13, 2010

MOVIE : VALENTINE'S DAY


Apa kata Rolling Stones mengenai film ini : "...a date movie from hell."
Beberapa review yang aku baca beberapa jam sebelum aku menonton film ini memang sedikit membuatku pesimis karena critics review kadang memang benar untuk beberapa film. But I still went to see this movie on friday night. Aku gak terlalu peduli dengan judulnya, karena bukan itu yang membuatku ingin menonton film ini, tetapi jajaran the Hollywood Stars yang membuatnya menarik. Plot cerita yang saling related to each others, dan beberapa kejutan yang ada, menurutku tidak terlalu buruk. Komedi yang terbangun di film ini bukan karena memang lucu layaknya pelawak, tetapi lucu karena kita melihat bahwa kadang orang-orang melakukan apapun untuk mendapatkan cintanya kembali atau untuk menyampaikan perasaannya sehingga terkesan konyol. Aku suka di saat Jessica Biel duduk berdua bersama Jennifer Gardner di pesta I Hate Valentine's Day. They looked so pretty but lonely. hehe.. Ada makna-makna tersembunyi di beberapa kisah di film ini. Sweet movie.

Labels:

Tuesday, January 26, 2010

CAN'T WAIT!



Labels:

Sunday, January 17, 2010

WEEKEND, I LOVE YOU!

Sebenarnya inilah film-film yang aku tunggu dari dulu, dan waktu diputar di Jiffest Desember kemarin, malah kehabisan tiket. Hikss.. Well, akhirnya kemarin kesampaian juga nonton premierenya di Blitz, GI. Yay! Konsepnya sih sama kayak Paris, Je t'aime, dengan beberapa potongan film pendek, cuma bedanya, New York memotong setiap adegan tiap film pendeknya, jadi seperti tumpang tindih oleh potongan film lain. Ada beberapa yang aku suka, because they have a very sweet love meaning. Seperti hasil sutradara Jepang, Shunji Iwai, yang dibintangi oleh Orlando Bloom dan Christina Ricci. Sudah kuduga adegan-adegan mereka seperti familiar di dorama. Lalu, film pendek, Boy in the Park. Hehehe...it was quite funny and had a cute ending story on the park bench. And then.. Two old couples story juga simple and cute. Film pendeknya Natalie Portman juga bagus! Hehehe.. Musiknya bagus, dan filmnya enak ditonton untuk yang suka nonton film santai. I like this movie!!


Satu lagi film yang kami tonton di Blitz adalah Did You Hear About The Morgans. Dari cerita sih cliche layaknya film Hollywood lainnya, dan aku seperti melihat sosok SATC di film ini (ya iyalaah, kan ada Sarah Jessica Parker!). Hehe.. maksudku, aktingnya gak ada perubahan ataupun perkembangan, mirip dengan Carrie Bradshaw. Hugh Grant yang sudah semakin tua juga sepanjang film memasang muka seperti kebingungan dan selalu sedih , walaupun harus diakui beberapa lontaran dia di film ini was soo funny. Satu lagi yang menurutku penting adalah backsound music, dan di film ini sangat sangat miskin backsound yang mungkin bisa membuat semua orang tertidur (apalagi kalau nonton DVD di kamar sambil tiduran). Well, masih banyak lah drama yang lebih bagus dari The Morgans ini.

Labels:

Friday, January 01, 2010

SHERLOCK HOLMES, LADIES!

Hot detectives!
Andai saja pernah membaca novelnya terlebih dahulu, mungkin aku akan dengan pintar membandingkannya dengan film yang 2 hari aku tonton ini. Untungnya kali ini Sherlock Holmes dilakoni oleh Robert Downey, Jr, kalau tidak, akan sangat sangat membosankan dari awal sampai hari akhir. Memang benar di film ini kurang kerasa bau-bau detektifnya, tetapi bagaimanapun juga detail hasil analisa si Sherlock Holmes bisa diterima oleh akal sehat. I love the way he explaines the details of everything he sees, he smells, he touches.. IQnya jalan banget! Hehe.. Oh iya, aku juga suka adegan pertama si Rachel McAdams ketika dia memainkan matanya ke Sherlock Holmes. Naughty but sweet. haha.. Well, not too dissapointing but not to be a memorable one either. But anyway, ada yang memorable setelah nonton film ini, gak sengaja ketemu Chantya di Blitz. haha.. We hugged and hugged and hugged again. hehe.. Here is the pic of us..

Me and Chantya!!

Labels: