BEFORE THE HOLLYWOOD'S GONE
Labels: Movies
Labels: Movies
What's so funny about this movie is the chemistry between Megamind and Minion. Hahahahaha!! Mereka tuh satu team tapi kadang ada aja yg gak sesuai rencana. hehe.. Looove this movie! Even a hero deserves to have a choice. Good job, Dreamworks!
Good job, Harry! Pertama kalinya aku gak ngantuk nonton Harry Potter, and this time, Harry Potter was really nice to see. Dimulai dari pembunuhan para muggle yang membuat Hermione berkeputusan untuk menghapus semua ingatan ayah ibunya, and that was truly sad. :( Cerita yang ditampilkan dalam film ini sedikit beda dengan alur yang biasa difilmkan pada chapter-chapter sebelumnya, lebih dark, sensitive, kelam, and I love it. Ah, kenapa part 2 lama sekali ya. humm.. Overall, mungkin JK Rowling menganut paham "save the best for last". Greatest movie of this year!
Gak perlu jadi programmer dulu untuk menikmati film ini. Fast dialogs, smart self-defense words, sangat menarik. Penampilan Jesse sangat enak diikuti dengan ke-geeky-annya, dan si ganteng Andrew Garfield yang pernah bermain cemerlan di The Boy A, sangat memukau. Tak terkecuali pop singer JT yang ambil bagian di film ini. Good teen movie, inspiratif, dan ditunggu ya untuk Google or Youtube or Apple movienya. hehe...
Hillarious! Cocok untuk menghibur weekend kali ini. Kristen Bell, jerawatnya lutuuuu. hehehhe.. Film mengenai how to apologize ini bagus untuk mengingatkan orang-orang di sekitar kita yang tidak bisa admit their sins. Permintaan maaf yang tulus akan memberikan ending yang baik, or even better than we thought. Nice..
Generasi tua berkumpul menjadi mantan CIA dan seperti biasa, penampilan John Malkovich selalu membuat ketawa. Hehehe.. Good movie, dan mungkin lebih soft dibanding The Expandables. haha..
Can't believe this movie was better than I expected. Mr. Chris Brown berhasil menunjukkan kepiawaian aktinya selain excellent voice dan skandal yang sempat membawanya ke persidangan. Paul Walker seperti biasa menjadi hot guy yang kadang agak nekat untuk tetap menjalankan aksi pencuriannya, but overall, this movies was great! Seperti sekelompok pencuri di Ocean's Twelve yang mana para audiences tidak rela polisi menangkap mereka. hehe.. Labels: Movies
Aku tidak tahu apakah drama sederhana selama 2 jam itu wajar atau tidak, tetapi untuk film yang satu ini, aku merasa sangaaaaaaaaaaaaat lama. Penampilan Katherine Heigl tidak ada perkembangan yang cukup dahsyat, dan akting Josh Duhammel juga sepertinya tidak terlalu menggigit. Komedinya nanggung, tapi untungnya agak terselamatkan dengan baby Sophie who's soo cute.. Not bad laah..
Yessssssss... ketemu lagi deeh sama Step Up! You gotta see their moves in their latest movie coz it will rock your body, yay! Dari dulu Step Up sangat menyenangkan untuk ditonton, terlebih lagi di Step Up 3. They were born to be dancers, dan I do love to adore them. Btw, terminator movesnya keren euy, gerakan kesetrum boom box juga bagus. ihihihihi.. aaaawww, you're gonna love this movie!
Eat, Eat, Sleep.. This movie is tiring mee.. Yang jadi dukunnya siapa si? Mau ngelucu tapi gak lucu sama sekali. Trus pembantunya juga ngeselin gitu mukanya. Sebenarnya Elizabeth buang2 duit ke 3 negara untuk mencari apa sih? I don't think she looked happier than before. Dia terlihat bingung dengan hidupnya. Film macam apa ini! Sadar diri doong kalo sebenarnya you already got all the happiness that many people wouldn't have a chance to have it. Got that??Labels: Movies
Gak nyangka ini film kocak banget. Padahal pemain-pemainnya udah tuir-tuir. Banyak sekali kebodohan yang bikin ngakak. Jarang juga Will Ferrel jadi akuntan baik-baik di sini. Hehehe.. Lucu deh. Enak buat hiburan!
Oh great, penonton sepertiku yang tidak pernah memahami saham dan pialang, memang harus bekerja keras untuk mengikuti jalan cerita yang disajikan dalam film ini. Akhirnya pada 30 menit terakhir, mau tidak mau aku harus mengikuti keinginan bawah sadarku untuk tidur. zzzZZZZ... Well, mohon maaf tidak dapat berkata banyak sebagai review, karena mungkin aku harus kembali menonton film ini untuk kedua kalinya. :)
Labels: Movies
I never watched the Avatar on tv, so i really have no idea what i should write about this movie. Terlepas dari keterkaitan karakter di anime-nya dan human movie-nya, i think it's kinda good untuk menghibur di kala weekend. Kemunculan si vampire Twilight di film ini juga lumayan menghibur mata. hehe.. Lumayan laah buat hiburan. Ternyata juga film ini baru Book 1. Fiuh..
Si garam yang berwajah manis ini akhirnya muncul juga setelah sekian lama menantikannya. Jika ada yang ngeh, Salt sempat disebut sebagai "Mata Hari" di film ini karena karakternya sebagai double spy, sama seperti Mata Hari, seorang wanita keturunan Indonesia yang juga pernah menjadi mata-mata untuk 2 negara dan akhirnya bernasib tragis. Film Salt banyak menampilkan adegan banting-bantingan ala Angelina Jolie. Inti ceritanya juga seru, dan sepertinya akan dibuat sekuelnya bila kita lihat end of storynya. Asik ditonton buat hiburan!
Dari dulu aku sangat susah membedakan mimik muka Nicholas Cage. Sedih, senang, susah, marah, semuanya sama. Tidak terkecuali di film ini. Penampilan Jay Baruchel yang bersuara agak cempreng lumayan membuat terhibur, walaupun sempat agak merem melek di tengah-tengah film. hehe.. Generally, jalan ceritanya tidak perlu dipikir terlalu dalam, karena ini hanyalah hiburan semata yang mungkin setahun ke depan, kita mungkin tidak ingat lagi judul film ini. Yang pasti, nilai plusnya adalah Monica Belucci yang memang selalu tampil mempesona. She's a very gorgeous and talented actress. Sayangnya, peran antagonis Sun-Lok hanya sedikit sekali, padahal dia berpotensi untuk mengalahkan sang apprentice. Huff..
OMG, aku pengen boneka Minions!!! Tapi yang bermata dua ya, soalnya yang mata satu agak scary. hehe.. They are sooo cute. Giginya juga lucu banget. (^0^) Ok, let's get back to the review. Aku hampir selalu memberikan review yang lumayan bagus untuk sebagian besar cartoon movie yang minimal memiliki satu scene yang bisa membuatku berkaca-kaca. Despicable Me sangat-sangat menghibur. Aku masih ingat ketika nonton film ini, di kursi paling pojok ada seorang anak laki-laki masih SD yang tidak berhenti ketawa sambil berbicara sepanjang film dan tidak berhenti mengomentari hampir semua dialog yang ada. Was that irritating me? NOPE. He's just a kid and cartoon might be one of his part of life. So, let him do that :) Bisa dibilang, inti dari film ini adalah sebuah kasih sayang bisa membuat seseorang yang berhati besi menjadi orang yang lebih baik. Sweet kisses for all of the mini minions! Labels: Movies

Film ini manis banget deh. Bersetting di Eropa, tepatnya di Verona, Italia. Alur yang ditampilkan di film ini sangat indah. Aku malah sempat berpikir bahwa pasti sepanjang film akan tersedu-sedu mendengar syair William Shakespeare. But I was totally wrooong.. It was more real and mooooore love between human beings. Fresh performance dari bintang Resident Evil, Chris Egan, sangatlah memukau seperti melihat seorang Hooligan di film romantis. hehehe... This movie is so cute.
Astagaaaa.. kayaknya baru bulan kemaren nonton New Moon, kok udah ada keluar lagi si Eclipse. Kayaknya cuma film ini yang aku susah (atau malas) review. Apa yaa...umm, filmnya hambar banget. Gak ada scene atau dialog yang bisa bikin woow. Nonton Eclipse sebenarnya bukan karena ngefans artisnya, tapi emang perlu banget buat ngikutin jaman.
Penampilan Tom Cruise di sini mengingatkanku pada filmnya di tahun 2004, yaitu Collateral. Lihai menembak dan mempermainkan orang lain. Yang menarik di Knight and Day (selain mimik paniknya Cameron Diaz) adalah pemandangan kota di Austria dan Spanyol. Soo pretty. Filmnya sih lumayan, walaupun si Mr.Cruise harusnya jatuh terpecah belah pada waktu pesawatnya landing "dadakan" di tengah ladang. Well, banyak yang gak make sense di film ini, tapi namanya juga hiburan duo Hollywood hottest stars, kita nikmati saja apa yang mereka bawa.Labels: Movies
Robert De Niro is one of my favourite greatest actors. Semenjak ia berbahasa Italia di Godfather, menjadi supir taksi di Taxi Driver, atau sebagai seorang bajingan Al Capone di The Untouchables, lagi-lagi menjadi mafia di Goodfellas, menjadi petinju di Raging Bull, berubah menjadi seorang psycho di Hide and Seek, atau mencoba kekonyolan di Meet the Fockers, dan sempat menjadi produser Public Enemies, you have to see this movie, Everybody's Fine. Aktingnya sangat sangat menawan. Two thumbs up! Dia sangat bagus memainkan seorang ayah beranak 4 yang masing-masing sudah punya kehidupan sendiri-sendiri. Keempat anaknya membatalkan kunjungan mereka ke rumah ayahnya, sehingga sang ayahlah yang akhirnya mengunjungi satu persatu anak-anaknya. Cerita yang ditampilkan di sini adalah cerita yang sudah sejak lama ada di setiap keluarga, yaitu bagaimana kadang anak-anak mencoba untuk menutupi permasalahan hidup mereka kepada ayahnya, agar sang ayah tetap merasa bangga dan tidak kecewa. Di sini, Robert De Niro berperan sebagai Frank. Labels: Movies
Film ini sepertinya lebih ok dilihat trailernya saja, karena itu pun sudah menampilkan adegan dari awal hingga akhir cerita. Ceritanya sebenarnya perlu dibuat lebih dramatis lagi, pasti bagus. hehe.. Spiderman yang menjadi US Army di film ini diceritakan mengalami post-traumatic-symptoms setelah kejadian di Afghanistan. Ia kembali ke keluarganya di Amerika dan mengetahui bahwa istri tercintanya dan adik iparnya flirting-flirting walaupun padahal biasa banget. Ok, intinya film ini biasa banget. Klimaks cerita yang ada di film ini juga tidak terlalu mengerikan. Penampilan Prince of Persia di film ini juga tidak berhasil menyelamatkan film ini dari kebosanan (tidak terlalu parah sih, tapi kedataran yang ada membuatku tidak menangkap message yang ada).
Labels: Movies
Steve Carell emang kadang sarcistic. Tapi sumpah ini film dodol banget. hehe.. Mungkin kalo Tina Fey diganti sama Cameron Diaz, film ini akan lebih ancur konyolnya. hehehehehe.. Ini pelajaran buat siapapun yang berbuat curang, walaupun hanya mengambil nama bookingan orang lain di restoran. Siapa tahu perbuatan curang itu malah membawa sial. hehe.. Penampilan Mark Wahlberg benar-benar jadi penyegar di film ini. Salah satu scene paling dodol sedunia adalah di saat mobil Steve Carell menabrak taksi dan akhirnya mobil taksi itu nyangkut gak bisa lepas. hehe.. Nonton deh.. Lucu kok.
Akhirnya bisa update blog lagi. hehe.. Daybreakers telah menyelamatkanku dari ketakutanku untuk menonton film vampire. Cerita yang ada di film ini bisa jadi cerita yang orisinil, kuat, tidak meleber-leber, dan kena sasaran. Dikisahkan, para vampir yang sudah successfully occupied the earth, harus kekurangan makanan yaitu darah manusia. Stok manusia sudah hampir habis, dan bila stok darah habis, para vampir meminum darah mereka sendiri, dan itu membuat mereka berubah menjadi seperti mutan. Lebih tepatnya the ugly monster with long ears and wings, kemudian mati kelaparan, atau harus dibakar paksa oleh vampire lainnya. Di sini ceritanya mulai menarik. Ethan Hawke seperti biasa berakting dengan sangat cool, dan walaupun dia vampir, dia tetap tampil menarik. hehe.. Willem Dafoe sebagai kunci di film ini yang bisa menguak rahasia terbesar yang belum pernah ada yang bisa memecahkannya, yaitu how to change a vampire to be a human. Sangat menarik. Like this a lot!Labels: Movies
Woohooo!! You won't be sorry you went to see this movie. Sebelum memutuskan menonton, aku lagi-lagi agak ragu untuk membaca semua review yang ada, tapi mostly para kritikus di luar sana mengatakan bahwa ini adalah film yang menarik untuk ditonton. Ok, ditambah lagi aktor-aktor yang berumur kayak Gary Oldman yang main. I thought it would be seriously boring, but I was totally wrong! Warna coklat yang mendominasi film sangatlah indah, tidak ada warna mencolok mata karena penceritaan memang menggambarkan pasca perang nuklir yang meluluhlantahkan Amerika. Akting sudah tidak diragukan lagi, terlebih untuk sang Ibu buta (Jennifer Beals) . The actors were brilliant. Lalu aksi brutal yang dilakukan oleh Eli dengan sekelompok bastards diperlihatkan dengan siluet hitam with fast kick actions, that was cool! Bagian-bagian akhir cerita memberikan beberapa pesan moral, tentunya bagi orang yang congkak dan merasa dirinya paling hebat, in the end he will be more definitely a loser than other freaks. You gotta watch this!
Steven Spielberg serius jadi executive producer film ini? Woow..kaget banget pas liat credit titlenya. Hehehe.. Aku suka saat awal-awal cerita di mana keluarga Salmon masih happy dengan ketiga anaknya. Setelah anak tertuanya meninggal dan si anak itu melihat dunia real keluarganya dari dunia in between-nya, cerita mulai berjalan sangat biasa. Rachel Weisz tumben tidak begitu mengeluarkan sisi akting dan mimik yang bagus di film ini. Dia terlihat datar dan she looked crying as the director said. Well, but it was pretty nice to watch. Jalan cerita sih gak aneh-aneh banget kayak Eternal Sunshine (korelasinya apaaaa??), tapi terlalu biasa dan si murderernya mati begitu saja. Sigh..
Cerita mengenai Ghost Writer (Penulis biografi) kayaknya baru pertama kali aku tonton deh. Ewan McGregor adalah seorang Ghost Writer mantan Perdana Menteri Inggris, Adam Lang (Pierce Brosnan). Sebenarnya ia adalah penulis pengganti ghost writer sebelumnya yang tewas tenggelam di laut setelah ia menulis biografi yang sama. Untuk sementara, ia tinggal bersama di rumah pulau milik ex-PM tersebut untuk lebih memahami kehidupan si clientnya sampai script bukunya selesai (I like the way they interviewed personally). Kenyataannya, ia menemui semakin banyak kejanggalan mengenai hidup Adam Lang. Dia membaca manuscript milik writer sebelumnya dan kunci dari semua kejanggalan itu ada di "awal dari setiap awal". How will he reveal what he has found? It was a good movie. I love the silent ending.
Mengkritik film ini sepertinya akan menghancurkan kerja keras Shah Rukh Khan yang telah berakting sangat bagus sebagai orang yang agak retarded. Oh Kajol, you are such a drama queen. Aku tidak tahu apakah itu memang yang disebut good acting or what. Be more natural would be better for us to watch (but you're good at crying scene). Menurutku film ini bagus hanya untuk Shah Rukh Khan, bukan dari jalan cerita yang terlalu didramatisir seperti film-film yang desire to have a happy ending with the applauses from the audiences. Cukup sudah memperlihatkan perjuangan seseorang demi cinta. End.
Labels: Movies
Udah bolak-balik di Shibuya, baru taun ini nonton film Hachiko-nya. hehe.. Aku sering memanfaatkan Hachiko, Shibuya Tokyo untuk janjian sama temen-temen. Enak banget pas keluar stasiun, langsung deh duduk di bawah patung Hachiko. Tapi rame banget dan bau rokoknya gak kuat. huhuuhuhu.. Ok, back to the movie. Tadi malam nonton Hachi Hollywood version di Senayan City. It was pretty sad for me. Muka si Hachiko-nya loooked so innocent and cute. Katanya memang anjing dari Akita-ken tergolong anjing yang setia kepada majikannya. Andaikan memelihara anjing halal, i want to have one puppy. hehehe.. Richard Gere sangat pas memerankan tokoh professor sekaligus penyayang anjing. Film yang simple untuk ditonton. Like this!
Ini dia jagoanku, Matt Damon. hehehe.. Dia berhasil masuk nominasi Oscar di film Green Zone ini. Jalan ceritanya siy menurutku biasa aja, sama seperti film-film Irak lainnya. Mirip Body of Lies juga. Tapi konspirasi Amerika di sana sini memang selalu menarik untuk disimak. Fast motion cameranya bikin sedikit blur dan lama-lama jadi gak begitu memperhatikan tiap adegan. Tapi selama ada Matt Damon, tetep nonton sampe abis doong. hehe..
Sejujurnya, aku tidak punya ekspektasi apapun sebelum memutuskan nonton film ini. Bahkan di saat masuk ke Studio 1 FX Sudirman pun aku masih blank. Di film ini Robert Pattinson bermain menjadi seorang anak rebel yang bermasalah dengan ayahnya. Ibunya menikah lagi dan tinggal bersama adik perempuannya. Pattinson hidup berbagi kamar di suatu apartemen yang bisa dibilang sangat2 low budget dan kotor. Aku sudah lama tidak menonton drama dengan tema seperti ini. Di mana seorang anak remaja tidak bisa mengungkapkan perasaannya terhadap ayahnya, dan begitu pula ayahnya memiliki gaya sendiri untuk berkomunikasi, dan itu tidak tersampaikan kepada keluarganya. Aku sempat menikmati adegan di mana Pattinson akhirnya berani untuk mengatakan kekecewaannya terhadap ayahnya. That was touching.. Akhir ceritanya tragis, tanpa ada dialog, dan film ini benar-benar di luar dugaan. Nice movie..Labels: Movies
Sudah kuduga Kolaborasi Martin Scorcese dengan Leonardo Dicaprio akan membuahkan mahakarya yang begitu bagusnya, sampai aku tidak berhenti membicarakan film ini selama hampir 2 jam setelah menontonnya. hehe.. Shutter Island tidak hanya memiliki satu kesimpulan pada akhir cerita, tapi ada 2 mungkin 3. Tapi bukan tipikal film-film yang penuh pertanyaan kayak X-Files dan lainnya. Ambil salah satu benang cerita dalam film ini, dan kau akan menemukan kesimpulan versimu. I like this movie so much! Delusion, Reality, Insanity, semua dikemas dengan sangat-sangat menarik. Can't wait for the next Scorcese's movie!
Oh no..jangan paksa aku untuk mereview film ini, karena aku tidak menemukan sedikitpun love and strong chemistry antara kedua anak muda itu. Cuma ayah sang laki-laki yang patut diacungi jempol, karena dia terlihat sangat bagus memainkan perannya sebagai seorang ayah yang autis dan menyayangi putranya dengan segala cara yang dia bisa. I love the way he stood there watching his son leave for war. Selebihnya gak ada yang bisa kuingat. Labels: Movies

Labels: Movies
Sebenarnya inilah film-film yang aku tunggu dari dulu, dan waktu diputar di Jiffest Desember kemarin, malah kehabisan tiket. Hikss.. Well, akhirnya kemarin kesampaian juga nonton premierenya di Blitz, GI. Yay! Konsepnya sih sama kayak Paris, Je t'aime, dengan beberapa potongan film pendek, cuma bedanya, New York memotong setiap adegan tiap film pendeknya, jadi seperti tumpang tindih oleh potongan film lain. Ada beberapa yang aku suka, because they have a very sweet love meaning. Seperti hasil sutradara Jepang, Shunji Iwai, yang dibintangi oleh Orlando Bloom dan Christina Ricci. Sudah kuduga adegan-adegan mereka seperti familiar di dorama. Lalu, film pendek, Boy in the Park. Hehehe...it was quite funny and had a cute ending story on the park bench. And then.. Two old couples story juga simple and cute. Film pendeknya Natalie Portman juga bagus! Hehehe.. Musiknya bagus, dan filmnya enak ditonton untuk yang suka nonton film santai. I like this movie!!Labels: Movies

Me and Chantya!!
Labels: Movies